IDX LIVE TICKER
๐ŸŒพ
Konsumer & FMCG Agribisnis & Tepung Terigu #12 di IDX

$INDF PT Indofood Sukses Makmur Tbk

"Holding Agribisnis & Total Food Solutions Terintegrasi"

Didirikan / IPO 1990 / 1994
Kantor Pusat Sudirman Plaza, Jakarta Selatan
Pengendali First Pacific Company Limited (50.07%) - Grup Salim
Harga Pasar IDX (Live)
Rp 7.000 +1.45%
Kapitalisasi Pasar: Rp 62.4 Triliun
Pilar 1

Model Bisnis Riil & Produk Populer

Ringkasan Operasional Bisnis

INDF adalah induk perusahaan dari ICBP dan pemain agribisnis terbesar di Indonesia. INDF menguasai rantai pasok makanan dari hulu ke hilir: perkebunan kelapa sawit (SIMP), penggilingan gandum terbesar Bogasari, hingga distribusi logistik modern.

Daftar Produk & Merek Populer Sehari-hari

Tepung Terigu

Tepung Terigu Bogasari (Segitiga Biru, Cakra Kembar, Kunci Biru)

Penguasa pasar tepung terigu industri dan UMKM roti/kue di Indonesia.

Agribisnis

Minyak Goreng Bimoli & Margarin Simas

Minyak goreng kelapa sawit dari kebun sendiri.

Consumer Branded Products

Kepemilikan 80.5% Saham ICBP

Sumber dividen dan laba bersih terbesar grup.

Struktur Sumber Pendapatan (Revenue Segments)

Produk Konsumen Bermerek (via ICBP) 58% Kontribusi

Penjualan mi instan, dairy, dan snack.

Bogasari Flour Mills 24% Kontribusi

Penjualan tepung terigu dan pasta ke industri dan UKM.

Agribisnis (CPO & Kelapa Sawit) 12% Kontribusi

Produksi kelapa sawit, karet, dan minyak nabati.

Distribusi & Logistik 6% Kontribusi

Rantai distribusi ke jutaan outlet ritel.

Pilar 2

Metrik Fundamental & Valuasi Saham

Price to Earnings (PER) Murah
6.8x

Laba bersih per lembar saham dibanding harga pasar saat ini.

Price to Book Value (PBV) Murah
0.95x

Nilai pasar perusahaan dibanding total ekuitas/aset bersih.

Return on Equity (ROE) Profitabilitas
14.2%

Kemampuan manajemen mencetak laba bersih dari modal pemegang saham.

Net Profit Margin (NPM) Efisiensi
7.8%

Persentase laba bersih dari total omzet penjualan kotor.

Debt to Equity (DER) Sehat / Rendah
0.98x

Rasio total utang dibanding ekuitas. DER < 1x sangat aman.

Dividend Yield Cashflow
5.4%

Imbal hasil dividen tunai per tahun terhadap harga saham saat ini.

Status Valuasi Saat Ini: Murah / Undervalued

INDF diperdagangkan dengan diskon konglomerasi (holding discount). Nilai kepemilikan sahamnya di ICBP saja bernilai lebih tinggi dari total market cap INDF saat ini.

Pilar 3

Rekam Jejak Dividen & Cash Flow

Frekuensi Pembagian 1x per tahun (Bulan Juli/Agustus)
Rata-rata Payout Ratio (DPR) 45% dari Laba
Konsistensi Pembagian 20 Tahun Berturut-turut

Dividen yield konsisten di kisaran 5-7%, menjadikannya pilihan favorit investor dividen dan value investor.

Riwayat Dividen Tunai Terakhir

Tahun Buku Dividen Per Lembar (DPS) Dividend Yield (Saat Cum Date) Status Pembagian
2024 Rp 385 5.4% โœ“ Sukses Dibagikan
2023 Rp 370 5.8% โœ“ Sukses Dibagikan
2022 Rp 335 5.2% โœ“ Sukses Dibagikan
Pilar 4

Keunggulan Kompetitif (Moat) & Risiko Bisnis

Tingkat Parit Pertahanan Bisnis: ๐Ÿฐ Wide Moat (Kuat & Dominan)

Integrasi dari pelabuhan gandum sendiri, kebun sawit sendiri, hingga jalur distribusi toko kelontong memberikan keunggulan biaya produksi yang sangat efisien.

Kunci Keunggulan Kompetitif ($INDF):

โœ“ Integrasi Vertikal Hulu-ke-Hilir
โœ“ Pabrik Penggilingan Terigu Bogasari Terbesar di Dunia
โœ“ Kepemilikan Mayoritas di ICBP
โš ๏ธ

Faktor Risiko Bisnis

  • Harga gandum internasional yang dipengaruhi perang geopolitik dan cuaca buruk.
  • Fluktuasi harga komoditas CPO global.
  • Diskon holding company yang cenderung berlangsung lama.
๐Ÿš€

Katalis Pertumbuhan Masa Depan

  • Kenaikan dividen dari anak usahanya ICBP.
  • Normalisasi harga gandum menekan beban pokok penjualan Bogasari.
  • Permintaan tepung terigu yang terus meningkat dari sektor kuliner lokal.